David Moyes Komentari Hasil Undian Perempat Final UCL

Bekas juru tak-tik Manchester United, David Moyes, mengulas hasil undian perempat-final Liga Champions 2018-19. Moyes berpikir Manchester United tidak bakal takut walau mereka bakal melawan unggulan jawara, Barcelona.

Undian perempat-final Liga Champions yang berlangsung di Nyon, Swiss ini menghadirkan salah satu laga raksasa, yaitu antar Manchester United melawan Barcelona. Lebih lanjut, 2 wakil Inggris jua bertemu pada fase perempat-final, yaitu Manchester City melawan Tottenham Hotspur.

“Saya kira United takkan takut pada siapa saja. Laga vs Barcelona bakal jadi laga yang kuat untuk mereka serta kemungkinan laga di mana mereka bakal bermain nothing to lose. Aku masih bakal menyaksikan Barcelona sebagai unggulan guna turnamen, ” tutur David Moyes.

Melawan Barcelona merupakan satu tes tersendiri untuk tim muda Ole Gunnar Solskjaer. Tapi, untuk Moyes, menghadapi Barcelona merupakan sebuah berkah. Sebab untuknya itu bakal bermanfaat untuk para pemain.

“Bermain menghadapi Barcelona merupakan sensasi tersendiri sebab mereka terbilang melawan bintang paling baik di planet ini. Aku kira itu merupakan hasil undian yang sulit untuk Manchester United namun itu merupakan undian yang baik serta pantas guna cara berlaga keduanya, ” tutur Moyes.

Mantan Manajer: Alexis Sanchez Salah Urus di MU

Mantan juru tak-tik Alexis Sanchez di Tim nasional Cile, Juan Antonio Pizzi, kasihan dengan nasib bekas anak buahnya di Manchester United. Dia juga menyatakan jika MU telah mengurus sang striker dengan cara yang salah.

Semenjak direkrut melalui Arsenal Januari 2018 silam, penampilan Alexis tak kunjung berkembang bareng United. Malahan di kampanye musim ini dia baru 14 kali dimainkan pada semua kompetisi. Performanya juga setingkat lebih sering diawali melalui kursi pemain pengganti.

Satu dari sekian banyak faktor ketidakmampuan punggawa Cile tersebut di Old Trafford ialah cedera kambuhan yang terus ia dapat. “Alexis telah memberi musim demi musim semenjak berkiprah di Eropa. Hal pertama yang mesti dipecahkan ialah pemulihan cedera,” ungkap Pizzi menurut Daily Mail.

“Ia tak berada di dalam situasi fisik yang sempurna serta ia mesti yakin lagi pada kemampuannya. Kami yakin ia mesti diberikan kebebasan buat memanfaatkan kecepatan serta keterampilannya. Ini lah yang kerap kami manfaatkan dari dirinya serta kini dia tak mendapat itu,” dia melanjutkan.

Selain itu, manajer yang sekarang melatih Tim nasional Arab Saudi itu menegaskan jika Alexis merupakan bintang yang terus bekerja keras serta terus menolong jantung pertahanan kesebelasannya.

“kami senantiasa membutuhkan penggawa yang dapat berlaga secara bertahan serta ia bisa mengerjakan kewajibannya dengan bagus. Ia terus berlatih serta dapat melindungi area lapangan yang mau kami pertahankan,” pungkasnya.