Morata Ungkap Alasan Mengapa Dia Cepat Beradaptasi di Atletico Madrid

Penyerang Atletico Madrid, Alvaro Morata, melayangkan ucapan terima kasih kepada rekan-rekan setim yang membuatnya segera beradaptasi setelah merapat di Stadion Wanda Metropolitano pada musim dingin lalu.

Morata mengambil keputusan berani dengan pindah ke Atletico dari Chelsea pada Januari lalu. Padahal pemain berumur 26 tahun itu pernah membuat karier profesional bersama tim rival sekota Los Rojiblancos, Real Madrid.

Di dalam empat pertandingan awal, Morata memang gagal menyumbang gol untuk Atletico. Meski begitu, keran goal bomber timnas Spanyol tersebut mulai terbuka. Morata kini mengoleksi tiga gol melalui dua pertandingan terakhir. Malahan, dua gol pada antaranya berujung kemenangan 2-0 Los Rojiblancos atas Real Sociedad di pertandingan La Liga pekan ke-26, akhir pekan lalu (3/3).

“Para penyerang selalu dianggap dari perolehan gol, namun secara keseluruhan, saya gembira terhadap menyesuaikan diri yang berlangsung dengan bagus, ” tutur Morata, pada Football Espana.

“Saya gembira karena pernah melalui waktu sulit di tiap musim terakhir. Rekan-rekan setim hingga sangat mulus bagi aku untuk adaptasi di tim ini.

Atletico Madrid masih perlu berjuang keras untuk menyaingi Barcelona di dalam perburuan titel juara La Liga kampanye musim ini. Armada Diego Simeone menempati peringkat kedua bersama 53 angka atau terpaut tujuh poin dari El Barca yang bertengger pada puncak.

“Saat tidak tergantung dengan pencapaian pertandingan sendiri, Anda cuma perlu berbuat tugas serta berharap. Rombongan saya memiliki kesempatan. Jika masih seperti itu, kami bakal meraih kerap meraih hasil positif hingga penghujung musim. Rombongan saya akan berupaya hingga kampanye musim ini sehabis, ” kata Alvaro Morata.

No Comments

Kalah di Markas Atletico, Bernardeschi: Juve Bakal Tampil Mati-Matian di Turin

Kalah di Markas Atletico, Bernardeschi: Juve Bakal Tampil Mati-Matian di Turin

Juventus di luar dugaan tidak berkutik saat melawan Atletico Madrid di Stadion Wanda Metropolitano pada Kamis (21/2). Satu dari sekian banyak pemain Juve, Federico Bernardeschi mengakui pencapaian ini membikin jalan kesebelasannya menuju perempat-final semakin sulit.

Juventus setidak-tidaknya harus unggul dengan tiga gol apabila ingin tinggal di kompetisi antarklub sangat elit pada Eropa itu. Namun, itu bisa sulit terwujud sebab Atletico Madrid merupakan satu dari sekian banyak tim dengan pertahanan paling baik di dunia.

Dengan itu Bernardeschi menegaskan bahwa dia dan kawan-kawan bakal berjuang penuh ketika menjadi tuan rumah di Allianz Stadium. Apabila tidak molor dari jadwal, pertandingan bakal digelar di pertengahan Maret mendatang.

“Kami sudah paham sejak pertama bahwa takkan mudah melawan mereka di zona seperti itu. Sekarang, masih tersisa 90 menit guna mencari tahu siapa yang bakal lolos menuju babak berikutnya. Kami bakal berjuang mati-matian di Turin, ” tutur mantan bintang Fiorentina itu.

“Untuk pertandingan selanjutnya, tentu sama satu kali tidak tersedia ruang guna membuat blunder. Aku yakin kami dapat menepis seluruh keraguan di hadapan pendukung sendiri. Kami bakal mengerahkan seluruh tenaga guna bisa unggul di pertandingan selanjutnya, ” kata Bernardeschi melanjutkan.

Buat pertama kali, Juventus tidak berhasil mencetak goal ke gawang tim yang sudah keduanya hadapi minimal tiga kali. Hal tersebut tak terlepas melalui rekor bagus Atletico Madrid, yang anyar kebobolan 1 selama vs klub dari Italia.

No Comments