Solari Puji Mental Real Madrid

Los Blancos sukses bangkit dari keterpurukan dengan menghajar tim kasta bawah, UD Melilla di leg perdana Copa del Rey yang diselenggarakan di Stadion Alvarez Claro, hari Kamis (1/11). Berlaga di bawah bimbingan juru tak-tik baru, Santiago Solari, Los Merengues unggul telak 4-0.

Juru tak-tik interim Real Madrid itu memberikan pujian semangat yang ditampilkan oleh para pemainnya pada pertandingan itu. Walau musuh yang dihadapi merupakan tim divisi segunda B La Liga.

“Team berlaga dengan sukacita, antusiasme serta komitmen dan pencapaian kemenangan merupakan buah dari itu, ” tutur Santiago Solari sebagaimana dilansir melalui Fourfourtwo.com.

“Mereka merupakan bintang dengan mental jawara yang kuat, mereka amat berkomitmen. Apabila tidak, Kamu tak mendapat semua yang sudah Kamu hasilkan,” lanjutnya.

“Mereka pernah terluka sebab itu ialah olahraga, terdapat dinamika yang jelek dan ini mesti dibalik. Kami sudah mengerjakan banyak hal dengan bagus. Aku puas dengan karakter team, mereka berlari, mereka memburu goal, mereka segar serta bahagia,” pungkasnya.

Sementara itu, Real Madrid belum lama memecat Julen Lopetegui sehabis beberapa pencapaian jelek pada sejumlah pertandingan terbaru. Santiago Solari didapuk sementara buat jadi juru tak-tik interim untuk mengisi jabatan yang kosong setelah ditinggal Lopetegui.

No Comments

Valverde: Neymar Balik Lagi? Semuanya Bisa Jadi pada Sepakbola

Juru tak-tik Barcelona, Ernesto Valverde, tidak menutup kemungkinan Neymar bakal balik lagi menuju ke Barca suatu hari mendatang.

Superstar sepakbola dari Brasil, Neymar Jr, pergi dari Barcelona di bursa transfer musim panas tahun 2017 silam.

Kala itu Paris Saint-Germain (PSG) perlu biaya 222 juta € guna mendatangkan Neymar dari Barcelona.

Jumlah ini tetap jadi rekor perekrutan paling mahal bintang sepakbola selama sejarah sampai sekarang.

Baru saja semusim berlaga di Liga Prancis bareng PSG, pemberitaan mengenai keberangkatan Neymar kerap berembus santer.

Real Madrid dikatakan menjadi yang paling depan guna mendapat tanda tangan bintang berumur 26 tahun itu.

Namun begitu, laporan melalui media Spanyol pun mengungkapkan Barcelona kemungkinan mendatangkan kembali Neymar menuju ke Camp Nou.

Tentang pemberitaan itu, juru tak-tik Barcelona, Ernesto Valverde, angkat bicara usai kemenangan Barcelona 4-2 vs Sevilla, Sabtu (20/10)

“Saya melatih Neymar selama 2 minggu, kapan saja ini bagus buat berspekulasi, namun Neymar memperkuat kesebelasan lainnya sekarang, ” tutur Valverde, dikutip BolaSport. com dari Football Espana.

“Itu cuma kemungkinan, team saya tengah tak memburu bintang sekarang ataupun di Kala dekat, namun segalanya dapat berlangsung pada sepakbola, ” kata sang juru tak-tik.

 

No Comments

Tanpa Penonton, Djanur Imbau Penggawa Tak Kendorkan Semangat

Manajer Persebaya Surabaya, Djadjang Nurdjaman (Djanur) mengutarakan imbauan penting pada para pemainnya tentang pertandingan tanpa penggemar ketika menghadapi Persib Bandung pada Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (20/10/2018).

Juru tak-tik yang akrab dipanggil Djanur menyatakan berlaga tanpa penggemar jadi satu pemandangan baru.

Sepanjang kariernya menangani bersama banyak kesebelasan raksasa tanah air, Djanur tidak sekalipun mengalami berlaga tanpa dukungan penggemar.

Terutama kala melatih PSMS Medan mau pun Persib Bandung.

Dilansir BolaSport. com melalui laman Surya, Rabu (17/10/2018), juru tak-tik dari Majalengka, Jawa Barat ini juga meminta tanpa penonton tak memiliki imbas pada performa tim.

Djanur mengakui merasa tak enak jika bertanding tanpa suport dari penggemar.

“Ini sebenarnya kondisi pada rumput hijau tidak begitu enak, jika orang Jawa Barat berkata, garing sepakbola tanpa penggemar, ” tutur Djanur.

“Walaupun tentu ada pengaruhnya, sebab pada umumnya hiruk pikuk pada luar rumput hijau. Mudah-mudahan tak memiliki pengaruh loyo pada team saya, ” tutur Djanur.

Pertandingan Persib melawan Persebaya yang dimulai tanpa penggemar dikarenakan Maung Bandung julukan Persib memperoleh suspensi dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI.

Persib mendapat hukuman dari Komdis PSSI berupa hukuman bermain tanpa penonton sampai pertengahan musim depan.

No Comments

Mantan Timnas Italia Ini Didakwa Bersalah atas Kecelakaan yang Merenggut Nyawa

Bekas bintang tim nasional Italia, Stefano Fiore, sudah disebut bersalah atas sebuah tabrakan kendaraan yang sudah menimbulkan seseorang meregang nyawa.

Kejadian tabrakan itu berlangsung di Via Flaminia, Kota Roma, pada 16 April 2017.

Tabrakan itu melibatkan 5 kendaraan lain yang menimbulkan 12 orang luka-luka serta meninggalnya sosok pemuda berumur 22 tahun.

Usai berbuat penyelidikan lama, jaksa mengambil keputusan jika Stefano Fiore disebut menjadi pihak yang bersalah atas tabrakan berturut-turut itu.

Stefano Fiore disebut bersalah sebab dengan sengaja mempercepat pergerakan kendaraannya serta tak memegang jarak aman dengan mobil yang ada di depannya.

Media Italia, Leggo, menyatakan jika Stefano Fiore memperoleh suspensi 1 tahun serta 11 bulan, telah mencakup penagguhan suspensi.

Atas permintaan itu, Stefano Fiore beserta sang pengacara sudah memberikan banding supaya suspensi yang diberi dapat berkurang.

Sepanjang jadi pesepak bola, Stefano Fiore sudah memperkuat beberapa tim raksasa, menurut Parma, Udinese, Lazio, Fiorentina, Torino, serta Valencia.

Stefano Fiore juga sudah jadi tulang punggung tim nasional Italia sepanjang 4 musim (2000-2004) serta bermain di 38 laga.

No Comments

The Next Lilipaly serta Firman Utina Mau Bela Borneo FC atau Mitra Kukar

Pemain berposisi gelandang tim nasional U-16 Indonesia, Andre Oktaviansyah, yang dianggap Fox Sports Asia berkualitas jadi the next Firman Utina serta Stefano Lilipaly punya tim impian yang mau diperkuat.

Andre punya cita-cita untuk tampil di Liga satu, apabila peluang ini tersedia, dia mau memperkuat tim Borneo FC ataupun Mitra Kukar.

“Kalau tidak Borneo FC atau Mitra Kukar, ” tutur Andre, Kamis (4/10), dilansir BolaSport. com dari Kompas.

Walau Andre bukanlah berasal dari Kalimantan begitu juga ke 2 orang tuanya, dia punya argumen lainnya untuk bermain di satu dari sekian banyak kesebelasan dari pulau Borneo ini.

Andre adalah bintang yang tinggal di Parung, Bogor.

“Mau cari jam terbang saja (ke Kalimantan). Jika tersedia tawaran, ya dieksekusi, ” tutur Andre.

Andre Oktaviansyah memang tak setenar Bagus Kahfi, Sutan Diego Zico, Rendy Juliansyah, atau Supriadi.

Tapi tugasnya di tim nasional U-16 Indonesia pada Piala Asia U-16 2018 amat penting. Dia sangat bagus bermain di sektor sentral tim Garuda Asia.

Malahan Fox Sports Asia mengatakan Andre Oktaviansyah jadi pahlawan tanpa tanda jasa.

“Ada beberapa pahlawan tanpa tanda jasa yang menempatkan pondasi kemudian salah satu diantaranya ialah pemain berposisi gelandang, yakni Andre Oktaviansyah, ” tulis Fox Sports Asia.

“Bisa jadi yang selanjutnya… Firman Utina: Sampai hari ini, Firman masih terus jadi satu dari sekian banyak bintang paling baik hingga kehadiran Stefano Lilipaly akhir-akhir ini, sejak lama semenjak kesebelasan Merah Putih punya penentu pemenangan pertandingan melalui sektor tengah, ” tulis media itu.

Andre memang tengah punya jalan yang panjang serta keras guna bisa sampai tingkat Firma Utina ataupun Stefano Lilipaly.

Tapi Andre bertalenta serta bakal setingkat lebih terasah saat dia berlaga secara reguler selama 1 musim ke depan.

Sekarang Andre bakal genap berumur enam belas tahun di penghujung bulan ini.

No Comments

5 Kandidat Mega bintang di La Liga Kompetisi musim berikutnya

La Liga sering dipenuhi oleh pesepakbola superstar dari tak sedikit wilayah. Tetapi, kasta teratas football Spanyol tersebut telah ditinggal super star Cristiano Ronaldo yang angkat kaki menuju ke Juventus.

Walaupun Ronaldo mampu enggak ada, itulah enggak bakal menjadikan status La Liga memudar. Lantaran, La Liga tetap punya tidak sedikit pesepakbola yang siap menjadikan pecinta football berdecak kagum.

Khususnya, pada jendela transfer musim panas ini La Liga telah kedatangan pemain-pemain dahsyat dari liga yang lain. Kemunculan mereka bisa dipastikan mampu menambah sengit rivalitas di kasta teratas football Spanyol.

Berikut ini 5 pesepakbola yang mampu bertindak sebagai mega bintang di La Liga kompetisi musim berikutnya sebagaimana ditulis livescore.

Thomas Lemar – La Liga bakalan menyambut pesepakbola Prancis, Thomas Lemar sehabis ditandatangani Atletico Madrid pada jendela transfer musim panas ini. Lemar menyetop spekulasi mengenai masa depannya di Ligue 1 dengan hengkang dari AS Monaco dan hijrah ke pusat kota Spanyol.

Lemar ialah pemain yang beroperasi di posisi sayap yang lincah dan dapat melintasi pemain defender musuh mengenakan kecepatan dan talenta dribblingnya. Dirinya ialah satu diantara sejumlah pesepakbola yang sensasional di Prancis sejauh tahun-tahun teranyar dan mampu mengantar Monaco untuk memboyong piala Ligue 1 pada kompetisi musim 2016/2017.

Sehabis memenangkan Piala Dunia 2018 dengan Prancis, Lemar bakalan bersatu dengan sejumlah teman sesama tim internasionalnya sebagaimana Antoine Griezmann dan Lucas Hernandez di stadion Wanda Metropolitano kompetisi musim berikutnya. Dengan talenta yang mengagumkan, dikatakan livescore Liga Italia enggak disangsikan lagi bila Lemar bakalan bertindak sebagai rekrutan baru di La Liga.

Isco – Transisi besar, berlaku di Real Madrid sehabis Cristiano Ronaldo dan Zinedine Zidane hengkang dari Santiago Bernabeu. Walaupun enggak ada yang ditandatangani untuk mendapat pos Ronaldo, Julen Lopetegui telah dinobatkan untuk sebagai suksesor Zidane.

Manajer menginjak umur 51 tahun tersebut dikasih pekerjaan untuk melayangkan keberhasilan sehabis Ronaldo angkat kaki. Isco dipercaya bakalan bertindak sebagai pesepakbola krusial dibawah Lopetegui. Bintang yang beroperasi sebagai gelandang Spanyol tersebut enggak kelewat krusial dibawah Zidane dan bakalan puas dengan hengkangnya Zidane.

Sehabis bermain istimewa dibawah Lopetegui di team sepak bola negara Spanyol, enggak disangsikan lagi bila Isco bakalan gemilang di La Liga kompetisi musim berikutnya. Dengan Lopetegui, dirinya dapat melaju menuju potensi penuhnya di kasta teratas football Spanyol.

Ousmane Dembele – Sehabis Neymar angkat kaki menuju ke PSG dengan rekor transfer dunia pada jendela transfer musim panas 2017, Barcelona ambil keputusan untuk merekrut pesepakbola muda Borussia Dortmund, Ousmane Dembele yang digadang-gadang oleh livescore Liga Prancis bakal jadi suksesor pesepakbola Brasil ini.

Tetapi, pesepakbola Prancis tersebut mengarungi kehidupan yang pelik pada kompetisi musim nya yang ke 1 di Barcelona. Cedera berat membuat dirinya enggak mampu bermain maksimum di kesebelasan barunya. Walaupun menampilkan kinerja yang menjanjikan sehabis pulih, Dembele enggak mempunyai waktu untuk menyodorkan kontribusi besar di kesebelasan.

Sehabis melintasi Piala Dunia yang sukses dengan team sepakbola negara Prancis di Rusia, Dembele telah tampak pulih sepenuhnya dan bakal memperlihatkan talentanya di Barcelona pada kompetisi musim berikutnya. Dengan talenta dan kecepatan yang ia punya, Dembele bakalan bertindak sebagai mimpi buruk untuk bek musuh di La Liga.

Marco Asensio – Enggak disangsikan lagi bila Cristiano Ronaldo menjadikan ada lubang yang besar di Real Madrid sehabis angkat kaki menuju ke Juventus pada jendela transfer musim panas ini. Tetapi, Laporan dari livescore mengatakan hengkangnya Ronaldo pun sanggup bertindak sebagai berkah untuk Marco Asensio.

Asensio mampu memperlihatkan talentanya di Real Madrid sehabis mampu bermain di skuat utama tahun 2016. Permainannya di rumput hijau begitu dahsyat tetapi tertutupi dengan adanya Ronaldo.

Saat ini sehabis pemimpin team sepakbola negara Portugal tersebut hengkang menuju ke Seria A, Asensio mempunyai banyak kans untuk bertindak sebagai alternatif utama di kesebelasan. Dengan talenta yang milik, La Liga bakalan menonton pesepakbola baru pada kompetisi musim berikutnya.

Philippe Coutinho – Coutinho menjadikan Barcelona menggelontorkan dana sekitar 142 juta £ untuk menandatanganinya dari Liverpool. Meski demikian, dikatakan prediksi bola Barcelona tampaknya enggak sia-sia mengucurkan uang yang besar untuk pesepakbola Brasil ini.

Coutinho melakukan adaptasi dengan cepat di Barcelona dan menampilkan kinerja yang menjanjikan untuk kesebelasan barunya pada musim sebelumnya. Walaupun sekadar bermain pada babak ke-2 musim, Coutinho mampu membuat sepuluh skor dan enam operan untuk skuat Catalan.

Walaupun sekadar menampilkan sekilas skillnya pada musim sebelumnya, kompetisi musim berikutnya bakalan bertindak sebagai ajang pembuktian mantan pesepakbola Inter Milan tersebut. Menurut admin livescore pertandingan bola Coutinho bakalan bertindak sebagai pesepakbola yang pelik dihentikan pada kompetisi musim berikutnya.

Alvaro Morata Melempem, Begini Analisis Sarri

Juru tak-tik Chelsea, Maurizio Sarri memiliki penjelasan soal penampilan negatif Alvaro Morata. Sarri memperhitungkan sang ujung tombak cuma kelelahan hingga dia main tak bagus.

Morata sendiri dimainkan menjadi starter oleh Sarri pada pertandingan persahabatan vs Arsenal malam tadi. Dia dimainkan menjadi striker tunggal oleh sang juru tak-tik pada pertandingan itu.

Morata sendiri terbilang main tak bagus pada pertandingan persahabatan ini. Tercatat di berita Bola terbaru dia tidak berhasil mengeksekusi tembakan penalti di awal paruh perdana serta dia membuang banyak kesempatan lain.

Sarri sendiri menolak menyalahkan sang bintang atas penampilannya yang tidak begitu bagus. “Aku tak paham apakah Morata tidak begitu optimis, tapi aku rasa ia kemungkinan kelelahan,” tutur Sarri pada Daily Star yang diberitakan ulang oleh livescore.

Sarri berpikir tak panik dengan penampilan Morata. Dia memperhitungkan sang bintang masih dapat menunjukan kualitas paling bagusnya pada masa mendatang.

“3 hari terakhir adalah 3 hari yang amat intens untuk team saya. Jadi aku pikir kemungkinan ia [Morata] cuma kelelahan saja. Saya sama sekali tak khawatir pada Morata. ”

Di partai di Dublin malam tadi, Arsenal sukses mengalahkan Chelsea lewat adu penalti.

Pada pertandingan itu, Chelsea unggul lebih dulu melewati goal Antonio Rudiger. Tapi Alexandre Lacazette berhasil memaksakan skor jadi imbang di menit-menit penghujung pertandingan.

Laga pun perlu dilanjutkan menuju fase adu tembakan penalti. Pada fase ini, Ruben Loftus-Cheek tidak berhasil mengeksekusi hukuman penalti hingga Arsenal memenangkan pertandingan dengan kedudukan 5-4.

No Comments