Mantan Timnas Italia Ini Didakwa Bersalah atas Kecelakaan yang Merenggut Nyawa

Bekas bintang tim nasional Italia, Stefano Fiore, sudah disebut bersalah atas sebuah tabrakan kendaraan yang sudah menimbulkan seseorang meregang nyawa.

Kejadian tabrakan itu berlangsung di Via Flaminia, Kota Roma, pada 16 April 2017.

Tabrakan itu melibatkan 5 kendaraan lain yang menimbulkan 12 orang luka-luka serta meninggalnya sosok pemuda berumur 22 tahun.

Usai berbuat penyelidikan lama, jaksa mengambil keputusan jika Stefano Fiore disebut menjadi pihak yang bersalah atas tabrakan berturut-turut itu.

Stefano Fiore disebut bersalah sebab dengan sengaja mempercepat pergerakan kendaraannya serta tak memegang jarak aman dengan mobil yang ada di depannya.

Media Italia, Leggo, menyatakan jika Stefano Fiore memperoleh suspensi 1 tahun serta 11 bulan, telah mencakup penagguhan suspensi.

Atas permintaan itu, Stefano Fiore beserta sang pengacara sudah memberikan banding supaya suspensi yang diberi dapat berkurang.

Sepanjang jadi pesepak bola, Stefano Fiore sudah memperkuat beberapa tim raksasa, menurut Parma, Udinese, Lazio, Fiorentina, Torino, serta Valencia.

Stefano Fiore juga sudah jadi tulang punggung tim nasional Italia sepanjang 4 musim (2000-2004) serta bermain di 38 laga.

No Comments

The Next Lilipaly serta Firman Utina Mau Bela Borneo FC atau Mitra Kukar

Pemain berposisi gelandang tim nasional U-16 Indonesia, Andre Oktaviansyah, yang dianggap Fox Sports Asia berkualitas jadi the next Firman Utina serta Stefano Lilipaly punya tim impian yang mau diperkuat.

Andre punya cita-cita untuk tampil di Liga satu, apabila peluang ini tersedia, dia mau memperkuat tim Borneo FC ataupun Mitra Kukar.

“Kalau tidak Borneo FC atau Mitra Kukar, ” tutur Andre, Kamis (4/10), dilansir BolaSport. com dari Kompas.

Walau Andre bukanlah berasal dari Kalimantan begitu juga ke 2 orang tuanya, dia punya argumen lainnya untuk bermain di satu dari sekian banyak kesebelasan dari pulau Borneo ini.

Andre adalah bintang yang tinggal di Parung, Bogor.

“Mau cari jam terbang saja (ke Kalimantan). Jika tersedia tawaran, ya dieksekusi, ” tutur Andre.

Andre Oktaviansyah memang tak setenar Bagus Kahfi, Sutan Diego Zico, Rendy Juliansyah, atau Supriadi.

Tapi tugasnya di tim nasional U-16 Indonesia pada Piala Asia U-16 2018 amat penting. Dia sangat bagus bermain di sektor sentral tim Garuda Asia.

Malahan Fox Sports Asia mengatakan Andre Oktaviansyah jadi pahlawan tanpa tanda jasa.

“Ada beberapa pahlawan tanpa tanda jasa yang menempatkan pondasi kemudian salah satu diantaranya ialah pemain berposisi gelandang, yakni Andre Oktaviansyah, ” tulis Fox Sports Asia.

“Bisa jadi yang selanjutnya… Firman Utina: Sampai hari ini, Firman masih terus jadi satu dari sekian banyak bintang paling baik hingga kehadiran Stefano Lilipaly akhir-akhir ini, sejak lama semenjak kesebelasan Merah Putih punya penentu pemenangan pertandingan melalui sektor tengah, ” tulis media itu.

Andre memang tengah punya jalan yang panjang serta keras guna bisa sampai tingkat Firma Utina ataupun Stefano Lilipaly.

Tapi Andre bertalenta serta bakal setingkat lebih terasah saat dia berlaga secara reguler selama 1 musim ke depan.

Sekarang Andre bakal genap berumur enam belas tahun di penghujung bulan ini.

No Comments

5 Kandidat Mega bintang di La Liga Kompetisi musim berikutnya

La Liga sering dipenuhi oleh pesepakbola superstar dari tak sedikit wilayah. Tetapi, kasta teratas football Spanyol tersebut telah ditinggal super star Cristiano Ronaldo yang angkat kaki menuju ke Juventus.

Walaupun Ronaldo mampu enggak ada, itulah enggak bakal menjadikan status La Liga memudar. Lantaran, La Liga tetap punya tidak sedikit pesepakbola yang siap menjadikan pecinta football berdecak kagum.

Khususnya, pada jendela transfer musim panas ini La Liga telah kedatangan pemain-pemain dahsyat dari liga yang lain. Kemunculan mereka bisa dipastikan mampu menambah sengit rivalitas di kasta teratas football Spanyol.

Berikut ini 5 pesepakbola yang mampu bertindak sebagai mega bintang di La Liga kompetisi musim berikutnya sebagaimana ditulis livescore.

Thomas Lemar – La Liga bakalan menyambut pesepakbola Prancis, Thomas Lemar sehabis ditandatangani Atletico Madrid pada jendela transfer musim panas ini. Lemar menyetop spekulasi mengenai masa depannya di Ligue 1 dengan hengkang dari AS Monaco dan hijrah ke pusat kota Spanyol.

Lemar ialah pemain yang beroperasi di posisi sayap yang lincah dan dapat melintasi pemain defender musuh mengenakan kecepatan dan talenta dribblingnya. Dirinya ialah satu diantara sejumlah pesepakbola yang sensasional di Prancis sejauh tahun-tahun teranyar dan mampu mengantar Monaco untuk memboyong piala Ligue 1 pada kompetisi musim 2016/2017.

Sehabis memenangkan Piala Dunia 2018 dengan Prancis, Lemar bakalan bersatu dengan sejumlah teman sesama tim internasionalnya sebagaimana Antoine Griezmann dan Lucas Hernandez di stadion Wanda Metropolitano kompetisi musim berikutnya. Dengan talenta yang mengagumkan, dikatakan livescore Liga Italia enggak disangsikan lagi bila Lemar bakalan bertindak sebagai rekrutan baru di La Liga.

Isco – Transisi besar, berlaku di Real Madrid sehabis Cristiano Ronaldo dan Zinedine Zidane hengkang dari Santiago Bernabeu. Walaupun enggak ada yang ditandatangani untuk mendapat pos Ronaldo, Julen Lopetegui telah dinobatkan untuk sebagai suksesor Zidane.

Manajer menginjak umur 51 tahun tersebut dikasih pekerjaan untuk melayangkan keberhasilan sehabis Ronaldo angkat kaki. Isco dipercaya bakalan bertindak sebagai pesepakbola krusial dibawah Lopetegui. Bintang yang beroperasi sebagai gelandang Spanyol tersebut enggak kelewat krusial dibawah Zidane dan bakalan puas dengan hengkangnya Zidane.

Sehabis bermain istimewa dibawah Lopetegui di team sepak bola negara Spanyol, enggak disangsikan lagi bila Isco bakalan gemilang di La Liga kompetisi musim berikutnya. Dengan Lopetegui, dirinya dapat melaju menuju potensi penuhnya di kasta teratas football Spanyol.

Ousmane Dembele – Sehabis Neymar angkat kaki menuju ke PSG dengan rekor transfer dunia pada jendela transfer musim panas 2017, Barcelona ambil keputusan untuk merekrut pesepakbola muda Borussia Dortmund, Ousmane Dembele yang digadang-gadang oleh livescore Liga Prancis bakal jadi suksesor pesepakbola Brasil ini.

Tetapi, pesepakbola Prancis tersebut mengarungi kehidupan yang pelik pada kompetisi musim nya yang ke 1 di Barcelona. Cedera berat membuat dirinya enggak mampu bermain maksimum di kesebelasan barunya. Walaupun menampilkan kinerja yang menjanjikan sehabis pulih, Dembele enggak mempunyai waktu untuk menyodorkan kontribusi besar di kesebelasan.

Sehabis melintasi Piala Dunia yang sukses dengan team sepakbola negara Prancis di Rusia, Dembele telah tampak pulih sepenuhnya dan bakal memperlihatkan talentanya di Barcelona pada kompetisi musim berikutnya. Dengan talenta dan kecepatan yang ia punya, Dembele bakalan bertindak sebagai mimpi buruk untuk bek musuh di La Liga.

Marco Asensio – Enggak disangsikan lagi bila Cristiano Ronaldo menjadikan ada lubang yang besar di Real Madrid sehabis angkat kaki menuju ke Juventus pada jendela transfer musim panas ini. Tetapi, Laporan dari livescore mengatakan hengkangnya Ronaldo pun sanggup bertindak sebagai berkah untuk Marco Asensio.

Asensio mampu memperlihatkan talentanya di Real Madrid sehabis mampu bermain di skuat utama tahun 2016. Permainannya di rumput hijau begitu dahsyat tetapi tertutupi dengan adanya Ronaldo.

Saat ini sehabis pemimpin team sepakbola negara Portugal tersebut hengkang menuju ke Seria A, Asensio mempunyai banyak kans untuk bertindak sebagai alternatif utama di kesebelasan. Dengan talenta yang milik, La Liga bakalan menonton pesepakbola baru pada kompetisi musim berikutnya.

Philippe Coutinho – Coutinho menjadikan Barcelona menggelontorkan dana sekitar 142 juta £ untuk menandatanganinya dari Liverpool. Meski demikian, dikatakan prediksi bola Barcelona tampaknya enggak sia-sia mengucurkan uang yang besar untuk pesepakbola Brasil ini.

Coutinho melakukan adaptasi dengan cepat di Barcelona dan menampilkan kinerja yang menjanjikan untuk kesebelasan barunya pada musim sebelumnya. Walaupun sekadar bermain pada babak ke-2 musim, Coutinho mampu membuat sepuluh skor dan enam operan untuk skuat Catalan.

Walaupun sekadar menampilkan sekilas skillnya pada musim sebelumnya, kompetisi musim berikutnya bakalan bertindak sebagai ajang pembuktian mantan pesepakbola Inter Milan tersebut. Menurut admin livescore pertandingan bola Coutinho bakalan bertindak sebagai pesepakbola yang pelik dihentikan pada kompetisi musim berikutnya.

Alvaro Morata Melempem, Begini Analisis Sarri

Juru tak-tik Chelsea, Maurizio Sarri memiliki penjelasan soal penampilan negatif Alvaro Morata. Sarri memperhitungkan sang ujung tombak cuma kelelahan hingga dia main tak bagus.

Morata sendiri dimainkan menjadi starter oleh Sarri pada pertandingan persahabatan vs Arsenal malam tadi. Dia dimainkan menjadi striker tunggal oleh sang juru tak-tik pada pertandingan itu.

Morata sendiri terbilang main tak bagus pada pertandingan persahabatan ini. Tercatat di berita Bola terbaru dia tidak berhasil mengeksekusi tembakan penalti di awal paruh perdana serta dia membuang banyak kesempatan lain.

Sarri sendiri menolak menyalahkan sang bintang atas penampilannya yang tidak begitu bagus. “Aku tak paham apakah Morata tidak begitu optimis, tapi aku rasa ia kemungkinan kelelahan,” tutur Sarri pada Daily Star yang diberitakan ulang oleh livescore.

Sarri berpikir tak panik dengan penampilan Morata. Dia memperhitungkan sang bintang masih dapat menunjukan kualitas paling bagusnya pada masa mendatang.

“3 hari terakhir adalah 3 hari yang amat intens untuk team saya. Jadi aku pikir kemungkinan ia [Morata] cuma kelelahan saja. Saya sama sekali tak khawatir pada Morata. ”

Di partai di Dublin malam tadi, Arsenal sukses mengalahkan Chelsea lewat adu penalti.

Pada pertandingan itu, Chelsea unggul lebih dulu melewati goal Antonio Rudiger. Tapi Alexandre Lacazette berhasil memaksakan skor jadi imbang di menit-menit penghujung pertandingan.

Laga pun perlu dilanjutkan menuju fase adu tembakan penalti. Pada fase ini, Ruben Loftus-Cheek tidak berhasil mengeksekusi hukuman penalti hingga Arsenal memenangkan pertandingan dengan kedudukan 5-4.

No Comments

Odriozola: Gampang Saja Merumput untuk Spanyol

 

Pemain bertahan Tim sepak bola nasional Spanyol, Alvaro Odriozola menampilkan gambaran bagaimana rasanya merumput di Tim sepak bola nasional Spanyol. Odriozola mengakui begitu gampang merumput di kesebelasan La Furia Roja lantaran melimpahnya pesepakbola besar di kesebelasan ini.

Odriozola pribadi lolos ke dalam kesebelasan final Tim sepak bola nasional Spanyol buat Piala Dunia 2018. Dirinya dipanggil masuk ke kesebelasan Lopetegui lantaran Dani Carvajal terkena cedera.

Odriozola pribadi dapat dibilang perform keren di Tim sepak bola nasional Spanyol. Dirinya mencatatkan 1 goal kala skuatnya ditahan draw Swiss pada pertandingan friendly pada Sabtu lalu.

Ditanya resep permainan-permainan bagusnya, Odriozola mengakui bila temannya membikin semua jadi gampang buatnya. “Sangat gampang merumput untuk kesebelasan ini, ” ucap Odriozola dengan Cadena Cope yang merupakan media berita Liga Italia.

Pemain bertahan 22 tahun ini mengklaim bila kehadiran pemain-pemain besar di Tim sepak bola nasional Spanyol menghasilkannya kian gampang buat memperlihatkan skill gemilangnya.

“Saya sendiri masih terbilang baru di kesebelasan ini, tetapi pada saat saya merumput bersama-sama mereka, seluruhnya terasa serasa saya udah merumput bersama-sama mereka di sepanjang hidup saya.”

“Tim ini benar-benar menakjubkan. Begitu gampang bagi saya buat menyelaraskan diri dgn mereka,” imbuhnya seperti yang kami dapat dari webite livescore pertandingan Liga Italia.

Di kans yang tidak beda, wartawan tanyakan peluangnya merapat ke Real Madrid di jendela transfer tahun besok. Tetapi pemain bertahan 22 tahun ini tidak mau menanggapi lebih lanjut.

“Masa depan saya di kesebelasan? Kini saya sekadar fokus di Piala Dunia lantaran berpikir hal-hal yang lain sekadar bakalan membikin saya enggak fokus serta seluruhnya akan berubah jadi sirkus.” pungkas pesepakbola Real Sociedad itu.

No Comments

5 Pesepakbola yang Secara Mengejutkan Nggak Dipanggil Menuju ke Piala Dunia 2018

 

Sesaat sebelum Piala Dunia 2018 bergulir, setiap mata tertuju kepada juru taktik team sepak bola. Dirinya ialah sosok yang bertanggung jawab atas seleksi pesepakbola yang bakalan diboyong menuju ke Rusia. Kebanyakan kontestan Piala Dunia 2018 udah mengonfirmasi daftar kesebelasan akhirnya. Tetapi, tersedia sekian banyak surprise yang mengiringinya. Sekian banyak pesepakbola yang main sensasional sejauh kampanye musim yg lalu rupa-rupanya enggak memperoleh panggilan. Pilihan itu jelas begitu mengejutkan walau sang juru taktik memiliki alasan yang kuat. Di bawah ini 5 pesepakbola yang secara mengejutkan enggak dipanggil menuju ke Piala Dunia 2018 sama seperti diberitakan penulis Liga Italia.

Alexandre Lacazette (Prancis) – Lacazette kemungkinan enggak punya kampanye musim begitu produktif di Arsenal tetapi tak akan ada yang ragu terhadap skillnya. 19 goal serta 4 umpan di setiap pertandingan kompetisi musim ini tidaklah hasil yang tidak bagus tetapi hal-hal ini enggak cukup buat menghasilkannya dipanggil menuju ke tim sepak bola nasional. Juru taktik Prancis, Didier Deschamps setingkat lebih bahagia memanggil Kylian Mbappe, Ousmane Dembele serta Antoine Griezmann dari pada Lacazette. Padahal pesepakbola yang sudah berusia 27 thn ini mampu disebut setingkat lebih memiliki banyak pengalaman dari Mbappe serta Dembele. Merumput di Piala Dunia penuh dengan tensi serta begitu beda dengan di tingkat kesebelasan maka tidak heran bila pengalaman begitu diperlukan. Prancis menuju Rusia dengan mengusung label jadi kesebelasan favorit, dan oleh lantaran itu pesepakbola belia mereka diharapkan mampu mengatasi setiap tensi.

Marcos Alonso (Spanyol) – Marcos Alonso enggak dipertanyakan kembali ialah pemain bertahan kiri paling baik di Premier League sejauh 2 kampanye musim pamungkas. Tetapi dirinya enggak mampu lolos ke team sepak bola Spanyol buat Piala Dunia. Alonso malahan masuk di dalam list PFA Kesebelasan of the Year tetapi pd akhirnya Nacho Monreal dari Arsenal yang memperoleh panggilan. Alonso ialah pesepakbola serba bisa yang fantastis di Chelsea. Alonso mampu merumput jadi pemain bertahan kiri, pemain bertahan sayap kiri serta malahan pesepekbola gelandang tengah. Kabar buruknya dirinya wajib melihat Piala Dunia dari rumah.

Leroy Sane (Jerman) – Leroy Sane terlibat di dalam 33 goal di setiap pentas kampanye musim ini. dengan 14 goal serta 19 umpan, Sane mampu disebut begitu subur dari pesepakbola Jerman yang lain di 5 liga kelas atas Eropa. Sane ialah bagian terpenting dri kesebelasan Manchester City yang menjuarai Premier League. Dirinya malahan menjuarai penghargaan PFA Young Player of The Year maka tidak heran bila membikin pencoretannya begitu mengejutkan. Sane kompetitif dengan Julian Brandt buat perebutan 1 area di kesebelasan Die Mannschaft. Tetapi, Joachim Loew memilih buat memanggil Brandt serta meninggalkan Sane.

Mauro Icardi (Argentina) – Mauro Icardi main tajam pada kampanye musim ini dengan membuat 29 goal serta mengantar Inter Milan pentas ke Liga Champions. Tetapi, status jadi pencetak skor paling banyak Serie A enggak lantas menghasilkannya lolos ke kesebelasan Argentina buat Piala Dunia 2018. Persaingan di sektor barisan serang team sepak bola Argentina emang terus ketat. Tetapi, Jorge Sampaoli udah memilih Sergio Aguero, Paulo Dybala, Lionel Messi serta Gonzalo Higuain buat diboyong menuju ke Rusia dari pada Icardi. Padahal, apabila disandingkan dengan Higuain, Dybala serta Aguero, rekor goal Icardi setingkat lebih banyak di liga. Aguero serta Dybala sama-sama membuat 22 goal serta Higuain mencatatkan 16 goal.

Radja Nainggolan (Belgia) – Radja Nainggolan ialah satu dari sekian banyak pesepakbola paling pantas buat menuju Piala Dunia. Tetapi, impiannya buat diboyong menuju ke Rusia mesti pupus. Seperti yang dapat kita lihat dari livescore Liga Italia ini, Nainggolan udah membikin banyak sekali kans serta memenangkan banyak tekel buat AS Roma di Serie A serta Liga Champions usai kampanye musim 2015/16. Tetapi, Roberto Martinez enggak menghubungi Nainggolan lantaran alasan strategi. Nainggolan ialah pesepakbola yang mampu merumput di beraneka posisi di sektor tengah serta melaksanakan peranan apa pun yang diinginkan. Tetapi Martinez enggak mampu menemui tempat baginya di kesebelasan.

No Comments

Stadion Termegah di Eropa yang Wajib Kamu Ketahui

Stadion Termegah di Eropa yang Wajib Kamu Ketahui

Jika Anda adalah seorang penggila bola, maka ulasan tentang 5 stadion termegah di eropa ini wajib Anda baca. Mungkin saja, suatu saat Anda dapat mengunjungi salah satu stadion ini. Sebelum mewujudkan mimpi, ada baiknya jika Anda mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya mengenai stadion bola di seluruh dunia. Beberapa stadion memang sengaja dirancang untuk beberapa kepentingan komersial selain untuk berlaga. Selain desain bangunannya yang unik, daftar stadion termegah di eropa berikut ini juga memiliki daftar tiket tur yang tidak kalah fantastis.

  1. Stadion Camp Nou, Spanyol Stadion Camp Nou berada tepat di kota Barcelona, Spanyol. Di stadion ini, tiket tur nya dibadrol seharga 23 Euro atau sekitar Rp 31 ribu.
  2. Stadion Santiago Bernabeu, Spanyol Lagi-lagi Spanyol menjadi salah satu dari stadion termegah di eropa. Stadion Santiago Bernabeu tepatnya berlokasi di kota Madrid, Spanyol. Dibandrol dengan harga 20 Euro atau sekitar Rp 300 ribu per tiket tur nya.
  3. Stadion San Siro, Italia Stadion San Siro tepatnya berlokasi di kota Milan, Italia. Tiket tur di stadion ini dibandrol dengan harga 17 Euro atau seharga Rp 251 ribu.
  4. Stadion Allianz Arina dari Jerman Stadion Allianz Arina ini berlokasi di pinggiran kota Munich, Jerman. Dibandrol dengan harga 120 Euro atau setara dengan Rp 176 ribu per tiket tur, Anda sudah dapat menikmati stadion ini.
  5. Stadion Emirates Stadium, Inggris Stadion Emirates Stadium berlokasi di kota London, Inggris. Harga tiketnya dibandrol seharga 10 Pounsterling atau sekitar Rp 174 ribu.

Fasilitas 5 Stadion Termegah di Eropa Selain desain bangunannya yang unik, daftar stadion termegah di eropa berikut ini juga memiliki fasilitas tur yang meyenangkan sama persis dengan apa yang sudah di sampaikan di sini.

  1. Stadion Camp Nou, Spanyol Merupakan markas dari tim Barcelona, stadion ini dapat menampung sebanyak 98 ribu penonton dalam sekali pertandingan. Anda juga dapat menikmati paket tur stadion Camp Nou Experience.
  2. Stadion Santiago Bernabeu, Spanyol Merupakan markas dari tim Real madrid, stadion ini dapat menampung hingga 120 ribu penonton dalam sekali pertandingan. Stadion ini memiliki sebuah spot yang menarik untuk ber selfie, yaitu di area pinggir lapangan bertuliskan Real Madrid.
  3. Stadion San Siro, Italia Stadion ini merupakan markas dari dua tim besar yaitu AC Milan dan Inter Milan. Menjadi salah satu stadion termegah di Eropa, membuat tempat ini dapat menampung 60ribuorang dalam sekali pertandingan. Anda juga dapat mengunjungi museum, kamar ganti pemain, kamar piala, dsb.
  4. Stadion Allianz Arina dari Jerman Stadion ini merupakan markas dari tim Bayern Munich. Stadion megah ini dapat menampung hingga 71 ribu orang. Dalam stadion ini memiliki beberapa area yang dapat Anda kunjungi seperti museum, kamar ganti pemain, kamar piala, dsb.
  5. Stadion Emirates Stadium, Inggris Stadion ini merupakan markas dari tim Arsenal. Stadion ini mampu menampung hingga 60 ribu penonton dalam sekali pertandingan. stadion ini memberikan sebuah fasilitas tur Self-Gude Audio Tour. Yaitu mendengarkan sejarah berdirinya stadion dan Arsenal dengan menggunakan earphone yang dibacakan langsung oleg Bob Wilson.

Demikian ulasan tentang 5 stadion termegah di Eropa yang wajib kamu ketahui informasinya. Semoga artikel ini dapat membantu Anda yang ingin berencana melakukan kunjungan ke stadion-stadion raksasa di Eropa. (kesimpulannya baca halaman ini)

No Comments