Ujian Pertahanan Timnas Indonesia U-19 Tanpa Baggott

Ujian Pertahanan Timnas Indonesia U-19 Tanpa Baggott

Timnas Indonesia U-19 sudah melakoni lima laga uji coba di Kroasia. Dalam lima laga uji coba itu, Timnas Indonesia U-19 tanpa Elkan Baggott di jantung pertahanan.

Baggott masih bermain dengan Ipswich di Professional Development League, liga yang dikelola oleh Premier League. Pemain berpostur 194 cm itu diperkirakan baru akan bergabung dengan Timnas Indonesia U-19 saat menggelar pemusatan latihan (TC) di Turki.

Selama Bagott absen, pertahanan Timnas Indonesia U-19 mendapatkan ujian berat di Kroasia. Total 15 gol sudah bersarang ke gawang Muhammad Adi Satryo dari lima pertandingan.

Rekomendasi Situs Liveskor Sepakbola

Gawang Timnas Indonesia U-19 kebobolan 10 gol di dua laga awal usai takluk 0-3 dari Bulgaria dan 1-7 dari Kroasia. Di tiga laga berikutnya, gawang anak asuh Shin Tae Yong kemasukan lima gol saat menahan imbang Qatar 3-3, menang 2-1 atas Qatar, dan diimbangi Qatar 1-1 pada pertemuan kedua.

Catatan kebobolan yang mencolok itu juga memunculkan problem lain di jantung pertahanan. Dari sederet pemain yang dimainkan, hanya Rizky Ridho yang tampil lumayan bagus meski ia sempat bikin salah karena melanggar pemain Qatar di kotak penalti yang berujung gol penyama kedudukan 1-1 pada laga uji coba kedua.

Rizky sendiri pernah diduetkan dengan Komang Tri, Ahmad Rusadi, hingga Komang Teguh dari lima laga uji coba di Kroasia. Namun, ketiga pemain ini terlihat belum berada di level terbaik.

Ketiga pemain ini pun dikejar waktu untuk memberikan kesan positif pada Shin Tae Yong. Kesempatan itu harus diambil saat Garuda Nusantara melakoni dua laga uji coba tersisa melawan Bosnia dan Herzegovina pada 25 September dan Dinamo Zagreb pada 28 September.

Jika tak juga mampu tampil bagus maka Komang Tri, Komang Teguh, dan Rusadi harus siap tempat mereka digusur Baggott.

Kemampuan Baggott memang belum teruji karena baru sebatas mengikuti TC Timnas Indonesia U-19 di Jakarta. Namun, Baggott memiliki nilai plus karena datang dari liga yang lebih kompetitif dan negara yang memiliki level sepak bola lebih baik ketimbang Indonesia.

Selain itu, dari segi postur Baggott termasuk sosok yang disukai Shin Tae Yong. Pelatih asal Korea Selatan itu memang mengedepankan postur pemain sebagai salah satu pertimbangan dalam memilih pemain.

Ketangguhan Baggott bakal diuji saat Timnas Indonesia U-19 di Turki. Jika bisa tampil bagus, maka Baggott berpeluang besar mengawal jantung pertahanan bersama Rizky di tim yang dipersiapkan untuk Piala Asia U-19 2020 dan Piala Dunia U-20 2021.

No Comments

Conte Paksa Bintang Inter Untuk Bekerja Keras

Conte Paksa Bintang Inter Untuk Bekerja Keras

Kapten kesebelasan Inter Milan, Samir Handanovic, mengakui amat bahagia dengan kedatangan juru tak-tik baru, Antonio Conte. Dia juga menyatakan jika selama ini, Conte sudah membikin para punggawa Inter kerja ekstra keras di tiap-tiap sesi pelatihan.

Sekarang, Nerazzurri tengah ada di Lugano, Swiss untuk melakoni pemusatan pelatihan. Di dalam sejumlah hari menuju depan, mereka diatur bakal bertolak menuju Singapura dan Cina untuk main di turnamen International Champions Cup.

“Kami terus kerja ekstra keras di tiap-tiap pelatihan. Kami telah paham apa saja yang bakal dikasih oleh Antonio Conte. Aku menyaksikan jika rekan-rekan satu tim sekarang latihan dengan motivasi ekstra dan siap untuk meladeni tantangan anyar, ” tutur Samir Handanovic dilansir dari laman Football Italia.

Di mata Handanovic, moral dan mentalitas dari bintang-bintang Inter sekarang adalah buah kerja dari Luciano Spalletti yang pernah menukangi Il Biscione sepanjang 2 musim. Menururntya, Spalletti telah tinggalkan warisan yang amat bernilai buat Inter.

“Saya pikir, perjalanan kami telah dibuka dari 2 tahun kemarin bareng Spalletti. Sekarang, kami punya fondasi yang amat kokoh dan siap meladeni tiap-tiap tantangan pada masa mendatang, ” tandas kiper 34 tahun ini.

“Pelatih sempat menyatakan jika kami tidak diperkenankan memberi batasan kepada diri sendiri. Ia jua menyatakan jika mesti berani memasang bidikan yang tinggi. Kami perlu gairah untuk berkorban lebih dulu baru selanjutnya dapat padu jadi sebuah kesebelasan. ” tambahnya.

No Comments

Juventus Umumkan Sarri Jadi Manajer Baru Usai Final Liga Europa?

Juventus Umumkan Sarri Jadi Manajer Baru Usai Final Liga Europa?

Juventus sungguh tidak main-main mau rekrut manajer Chelsea, Maurizio Sarri. Malahan CEO Juventus, Andrea Agnelli dikatakan bakal muncul ke laga pamungkas Liga Europa antara Chelsea melawan Arsenal.

Sebagaimana dilansir football5star. com dari the sun, Selasa (28/5/2019), Andrea bakal hadir ke Baku, Azerbaijan untuk menyaksikan derbi London itu.

Laporan keberadaan Andrea menuju laga pamungkas Liga Europa juga membikin pemberitaan Sarri bakal Juventus mendekati fakta. Sebelumnya beberapa wartawan di Italia mengatakan jika telah terdapat kontrak verbal antara manajemen Juventus dengan Sarri.

Kabar Sky Sports mengungkapkan jika sejumlah minggu silam, Sarri diduga untuk menggelar pembicaraan dengan beberapa manajemen Juventus di Turin, Italia.

Malahan sesuai kabar Calciomercato, Juventus setuju untuk mengontrak Sarri dengan durasi 3 tahun. Di tiap-tiap tahunnya, Juventus bakal menggaji senilai 6-7 juta € (Rp96, 4 – Rp112, 5 miliar).

Namun begitu, terdapat kontrak lainnya yang mengatur. Kontrak ini dapat batal apabila Juventus sukses membawa manajer Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino.

Kesempatan Juventus untuk boyong lelaki dari Argentina ini juga lumayan raksasa. Terlebih apabila Tottenham Hotspur bisa memenangkan Liga Champions kompetisi musim ini.

Di sisi lain dewan Chelsea menurut laporan bakal berjumpa dengan perwakilan Sarri. Agen Sarri, Fali Ramadani bakal berjumpa direktur Chelsea, Marina Granovskaia untuk membahas kemungkinan proposal meninggalkan Stamford Bridge.

Dewan Chelsea dikatakan bakal berupaya sekuat tenaga untuk tak melepaskan mantan Napoli ini menuju Juventus. Terlebih apabila dalam laga final Liga Europa mendatang The Blues bisa mengangkat trofi.

No Comments

Marko Grujic: Saya Harap Liverpool Kalah

Marko Grujic: Saya Harap Liverpool Kalah

Mantan bintang Liverpool yang sekarang memperkuat Hertha Berlin, Marko Grujic memendam dendam pada tim yang dijuluki The Reds itu. Menyongsong pertandingan Cardiff kontra Liverpool, Minggu (21/4/2019), Grujic berharap hasil negatif diderita tim asuhan Jurgen Klopp.

“Liverpool bakal menyaksikan apa yang bakal berlangsung mendatang di Stadion Cardiff City, ” tutur bintang Serbia ini sebagaimana dilansir football5star. com dari bbc.

Menurut Grujic, juru tak-tik Cardiff City, Neil Warnock punya metode kepelatihan yang amat baik. Dia punya skema permainan yang kemungkinan diremehkan orang-orang namun ini amat efektif.

“Beberapa orang mengomentari gaya melatih Neil Warnock, namun begitu untuk aku, ia senantiasa menerapkan skema bola panjang ataupun dirrect langsung menuju depan. Ini salah satu taktik yang lumayan pasti, dan banyak kali sukses, ” tutur Grujic.

Liverpool tutur Grujic harus mewaspadai area barisan defensif mereka. Warnock merupakan juru tak-tik yang tak mau anak asuhnya kehilangan bola di lapangan tengah.

“Ia bakal senantiasa menekan bola lebih nyaris menuju kotak gawang musuh. Ini yang bakal diperbuat Cardiff kala hadapi Liverpool, ” tutur Grujic.

Usai ditendang oleh Liverpool dengan status loan, Grujic pernah balik lagi menuju negaranya dengan memperkuat Red Star Beograd.

Pada awal 2018, dia sempat memperkuat Cardiff City. Grujic memainkan 18 laga dan menyarangkan satu goal. Manajemen tim memang mau dia terus tinggal, tapi dia balik lagi ditransfer sebagai pemain pinjaman Liverpool menuju Hertha Berlin.

“Itu merupakan jam terbang yang bagus untuk aku kerja bareng Warnock. Ia lelaki yang lucu dan paham bagaimana memberi motivasi orang. ” pungkas Marko Grujic.

No Comments

Juventus Takkan Remehkan Ajax di Perempat Final UCL

Juventus Takkan Remehkan Ajax di Perempat Final UCL

Wakil Presiden Juventus, Pavel Nedved, mengomentari hasil undian fase perempat-final Liga Champions 2018-19. Nedved mendesak Juventus tidak meremehkan Ajax Amsterdam serta senantiasa waspada.

“Saya tak girang serta tak bahagia. Aku yakin laga itu (Juventus melawan Ajax) bakal jadi laga yang menyenangkan guna dipandang, ” tutur Pavel Nedved.

Salah satu kekhawatiran Nedved merupakan kesuksesan armada muda dari Amsterdam mengalahkan Real Madrid. Tidak main-main, Ajax Amsterdam berhasil menang dengan score 4-1 kala bertamu ke kamp Real Madrid, Santiago Bernabeu.

“Lawan kami (Ajax) pantas ada di sini sebab mereka menendang Real Madrid serta ini bukanlah sebuah lelucon. Sementara itu, kami memainkan laga yang keren di Madrid. Kami betul-betul jadi Juve yang sebenarnya di Turin serta kami menyadari jika kami dapat berbuat sesuatu, ” beber Nedved.

Nedved mendesak para pemain La Vecchia Signora memainkan performa serta determinasi yang sama seperti kala menghajar Atletico Madrid. “Kami seharusnya sadar serta kita harus punya antusiasme yang serupa seperti yang kita perlihatkan vs Atletico. ”

No Comments

David Moyes Komentari Hasil Undian Perempat Final UCL

David Moyes Komentari Hasil Undian Perempat Final UCL

Bekas juru tak-tik Manchester United, David Moyes, mengulas hasil undian perempat-final Liga Champions 2018-19. Moyes berpikir Manchester United tidak bakal takut walau mereka bakal melawan unggulan jawara, Barcelona.

Undian perempat-final Liga Champions yang berlangsung di Nyon, Swiss ini menghadirkan salah satu laga raksasa, yaitu antar Manchester United melawan Barcelona. Lebih lanjut, 2 wakil Inggris jua bertemu pada fase perempat-final, yaitu Manchester City melawan Tottenham Hotspur.

“Saya kira United takkan takut pada siapa saja. Laga vs Barcelona bakal jadi laga yang kuat untuk mereka serta kemungkinan laga di mana mereka bakal bermain nothing to lose. Aku masih bakal menyaksikan Barcelona sebagai unggulan guna turnamen, ” tutur David Moyes.

Melawan Barcelona merupakan satu tes tersendiri untuk tim muda Ole Gunnar Solskjaer. Tapi, untuk Moyes, menghadapi Barcelona merupakan sebuah berkah. Sebab untuknya itu bakal bermanfaat untuk para pemain.

“Bermain menghadapi Barcelona merupakan sensasi tersendiri sebab mereka terbilang melawan bintang paling baik di planet ini. Aku kira itu merupakan hasil undian yang sulit untuk Manchester United namun itu merupakan undian yang baik serta pantas guna cara berlaga keduanya, ” tutur Moyes.

No Comments